});

Portal informasi Seni, Budaya, Ragam dan semua tentang Bengkulu.

Ciri-ciri Hamil Anggur yang Patut Diwaspadai

Sumber Foto : Freepic.diller

Setiap ibu pasti menantikan kehamilan yang sehat yang berakhir dengan persalinan lahiran buah hati yang lancar. Namun terdapat beberapa kehamilan yang berakhir dengan janin yang gugur atau hilang, salah satunya adalah hamil anggur. Dalam istilah medis, hamil anggur disebut dengan mola hodatidosa atau kehamilan mola yang merupakan kondisi dimana terjadi produksi jaringan berlebihan yang seharusnya membentuk plasenta. Produksi jaringan yang berlebihan ini membentuk gambaran seperti anggur kecil-kecil, sehingga disebut hamil anggur.

Ketika seorang ibu hamil dengan sehat, plasenta akan tumbuh di dalam rahim. Namun, apabila seorang ibu mengalami hamil anggur, maka jaringan di dalam rahim bukan menjadi plasenta, namun tumbuh secara abnormal bahkan menjadi tumor. Hamil anggur sendiri ada dua jenis, yaitu hamil anggur parsial ayau sebagian dan hamil anggur komplet. Hamil anggur sebagian adalah kondisi dimana plasenta dan embrio kondisinya abnormal. Sementara itu hamil anggur komplet adalah kondisi dimana plasenta abnormal namun tidak ada embrio atau hilang.

Penyebab terjadinya hamil anggur adalah karena masalah dengan telur yang dibuahi dimana sel manusia normal mengandung 23 pasang kromosom, satu set dari ibu dan yang lainnya dari ayah. Struktur ini membawa informasi yang memberi tahu kepada sel-sel tubuh apa yang harus dilakukan. Pada kasus hamil anggur, terdapat satu set kromosom tambahan yang berasal dari ayah yang membuat sel telur yang telah dibuahi tidak bisa bertahan. Karena hal ini, biasanya akan gugur beberapa minggu setelah kehamilan.

Berikut ini adalah ciri-ciri dari hamil anggur yang patut diwaspadai.

  • Terjadi pendarahan pada vagina. Pendaharahan berwarna cokelat tua hingga merah terang selama trimester pertama.
  • Mengalami mual dan muntah yang parah.
  • Terdapat benjolan kista seperti anggur.
  • Nyeri pada panggul.
  • Pertumbuhan uterus yang cepat dan membuat rahim terlihat terlalu besar untuk tahap kehamilan.
  • Mengalami tekanan darah tinggi.
  • Preeklampsia, yang merupakan suatu kondisi yang menyebabkan tekanan darah tinggi dan adanya protein dalam urine setelah kehamilan usia 20 minggu.
  • Kista ovarium.
  • Anemia.
  • Tiroid yang terlalu aktif (hipertiroidisme). 
 
 


Adapun mengenai diagnosis dan tes terhadap hamil anggur biasanya dilakukan dengan USG abdominal, yang bisa menunjukkan adanya kista di dalam rahim. USG lebih mudah mendeteksi hamil anggur lengkap daripada hamil anggur sebagian. Selain itu, seorang wanita juga akan dites darahnya untuk mengukur kadar human chorionic gonadotropin (hCG). Kadar hCG pada wanita dengan hamil anggur lengkap mungkin lebih tinggi dari yang diharapkan pada tahap kehamilan karena jaringan plasenta yang tumbuh cepat bisa memicu pelepasan hCG. Menurut American Cancer Society, pada wanita dengan hamil anggur sebagian, kadar hCG mungkin normal atau sedikit naik sehingga membuat dokter lebih sulit dalam mendiagnosis.
 
 

 
Untuk perawatan dan pengobatan hamil anggur biasanya diatasi dengan mengeluarkan embrio dan plasenta dari rahim dengan prosedur yang dikenal sebagai dilasi dan kuretase (D&C). Nantinya ahli patologi akan memeriksa sampel jaringan molar yang telah dihapus selama D&C dengan menggunakan mikroskop untuk mengonfirmasi diagnosis hamil anggur. Setelah D&C dilakukan, kadar hormon (hCG) dalam darah akan secara teratur diperiksa dan dipantau selama enam bulan sampai 1 tahun untuk memastikan hCGnya turun ke tingkat normal dan tidak ada jaringan molar yang tersisa di rahimnya. Namun demikian, apabila kadar hCG tidak turun ke tingkat normal atau mulai naik lagi, dokter bisa merekomendasikan perawatan tambahan. Adapun bagi wanita dengan usia lebih tua dan tidak berencana untuk hamil lagi, dibanding menjalani D&C, bisa memilih untuk menjalani histerektomi yakni operasi untuk mengangkat rahim.

Related : Ciri-ciri Hamil Anggur yang Patut Diwaspadai

0 Komentar untuk "Ciri-ciri Hamil Anggur yang Patut Diwaspadai"

Silahkan berkomentar secara Bijak dan sesuai dengan topik pembahasan...